url(http://ani.cursors-4u.net/anime/ani-13/ani1216.cur), progress !important;}Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein">Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein

Senin, 02 Maret 2015

Pembersih tradisional



Pengolahan dan Wirausaha Produk Pembersih dari Bahan Nabati dan Hewani

Tugas 1
Produk atau Cara Pembersih Khas Daerah
Pelaksanaan wawancara   : (Kebumen, 1 Februari 2015, Pk: 10.00 WIB)
Narasumber                    : Ibu Giarti

A.   Pembersih Rambut dan Kepala
Bahan                       : Batang padi (oman) 1 ikat/ genggam dan air ± 2  gelas.
Cara Pembuatan       :
Ø Batang padi (oman) dibakar sampai menjadi gosong.
Ø Kemudian diremas- remas sampai halus.
Ø Lalu tambahkan air, dan aduk.
Ø Setelah itu saring, agar air dan kotoran dari oman terpisah.
Ø Lalu gunakan air tersebut untuk keramas.
Cara Menggunakan  :
*   Basahi rambut terlebih dahulu.
*   Tuangkan air oman tadi, sedikit demi sedikit ke seluruh kepala dan rambut.
*   Dan pijat-pijat.
Fungsi                       :
·       Untuk membersihkan kepala dan rambut
·       Untuk menghitamkan rambut
·       Untuk menghilangkan ketombe

B.   Pembersih Badan (Lulur)
Bahan                       :
v 1 ons beras
v ½ ons kencur
v ½ buah jeruk nipis
v Air panas secukupnya
Cara Pembuatan       :
Ø Siapkan bahan-bahan yang sudah dicuci.
Ø Lalu beras direndam di air ± 1 jam, agar tekstur beras menjadi lebih empuk.
Ø Lalu beras ditiriskan, kemudian beras, kencur ditumbuk sampai halus.
Ø Setelah itu buat tumbukan beras dan kencur menjadi bentuk bulat- bulat.
Ø Kemudian dijemur sampai kering.
Cara Menggunakan  :
*   Siapkan hasil jemuran 5-7 butir bulatan beras dan kencur.
*   Lalu larutkan menggunakan air panas lalu ditambah jeruk nipis, remas- remas.
*   Balurkan ke seluruh badan, (jangan sampai kena mata) lalu gosok dan pijatkan.
*   Kemudian bilas badan menggunakan air sampai bersih

Fungsi                       :  
·       Untuk membersihkan badan
·       Untuk menghangatkan badan
·       Untuk menghaluskan badan

C.   Pembersih Alat- Alat Dapur
Bahan                       :
v 1 ember merang
v Air perasan jeruk nipis
v Sabut kelapa
Cara Pembuatan       :
Ø Siapkan merang.
Ø Bakar sampai menjadi abu.
Ø Tempatkan ke  wadah.
Cara Menggunakan  :
*   Basahi alat dapur yang akan dicuci.
*   Campurkan abu merang, jeruk nipis, dan sedikit air, di dalam wadah.
*   Gosokan campuran abu tadi ke alat dapur menggunakan sabut kelapa, (khususnya bagian yang hitam).
*   Bilas/ cuci sampai bersih.
Fungsi                       :
·       Memudahkan membersihkan kotoran yang susah hilang, seperti kotoran hitam yang ada pada bawah wajan/ panci.

Jumat, 30 Januari 2015

Visiting Ecotourism Destination "Bromo Tengger"



Bromo Tengger National Park










Identification:
One of the most beautiful places in East Java is Bromo Tengger National Park. The beauties of mountain covered, give a special and characteristic green plants, arousing great interest.

Description:
            Tenggerese traditional farming also makes this famous place being more interesting and attractive. In addition, cool and breezy wind always blows freshly giving ever visitor special deep impression a unforgettable memories.The accessibility has no problem and very reachable (via Malang, Pasuruan, Probolinggo or Lumajang).
Surely, different access give different characteristics scenery landscape. The elevation reaches about 2.392 meter sea level above and the temperature varies from 3 up to 20 degrees centigrade.  Facilities: Star Hotels, home-stays, restaurants, and many others that visitors needed can be found.
            The people who live in this area are supposed to be descended from Majapahit Kingdom about six hundred years ago. The belonged to Tenggerese Hinduism with old traditional.
            That tradition still survives up to now. Every year, they always carry out the traditional and religious ceremonies, and the most popular ones is Yadnya Kasada, an offering ceremony held at the edge of the crater on the top of mount Bromo.

Vocabulary:
Arousing    : merangsang, membangkitkan
Farming     : pertanian, perladangan
Breezy       : berangin
Blow         : hembusan
Deep          : dalam
Impression  : goresaan
Elevation    : ketinggian
Supposed    : diduga
Descended  : keturunan
Carry         : menyelenggarakan
Edge          : bibir, pinggiran

Selasa, 28 Oktober 2014

Graduation Speech

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Honorable the Headmaster of SMP N 2 Kebumen Mr. Sardi S.Pd. M.M.Pd.
Honorable teachers and staffs.
Ledies and Gentlemen and all my friends.

First of all, let us praise to the Almighty Allah SWT, because of his blessing we are able to come here, to attend a graduation ceremony for the 9 grade student of SMP N 2 Kebumen in the academic year 2013-2014.

May Solawat and salam be upon the prophet Muhammad SAW, who has guided us from the darkness into the brightness

Ladies and Gentlemen, Brothers and Sisters
In this good opportunity. I stand here to represent all the 9 grade student to give a valedictory speech.

On the behalf of the 9 grade student
We would like to say thank you very much for all the teachers of SMP N 2 Kebumen who have taught, educated, and guided us, so that we can pass the National Exam succesfully. Thank you very much for your dedication. We know that your advice, guidance, and motivations have made us better not only in thinking, but also in attitudes. My teachers... we realize that we cannot give you reward. We can only give you gratitude and pray. May God repay your kindness. May God always bles you all.

We would like to apologize to all of the teachers, administration staffs, and all the element of SMP N 2 Kebumen. Please, forgive our mistakes, and all the bad things that we have done. And hopefully we can make our attitude better than before.

Especially, to our younger brothers and sisters in 8 and 7 grade, we would like to remind you. Please, keep studying hard, obey your teachers advices, and try to be better than us. And, please pray for us, so that someday we will become succesful and useful persons for this country and our society.

Ledies and Gentlemen, Brothers and Sisters
I think that’s all my valedictory speech. I am so sorry for my wrong words. The last, on the behalf of the 9 grade student. Once again, I would like to say. Forgive us, remember us, pray for us, for the 9 grade student of SMP N 2 Kebumen, academic year 2013-2014. Thank you very much.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Sabtu, 20 September 2014

Macam - Macam Kebutuhan Manusia



MACAM-MACAM KEBUTUHAN MANUSIA

            Kebutuhan adalah suatu aspek psikolgis yang menggerakan makhluk hidup dalam aktifitas-aktifitasnya dan menjadi dasar atau alasan berusaha. Pada dasarnya manusia bekerja mempunyai tujuan tertentu yaitu memenuhu kebutuhan. Kebutuhan tidak terlepas dari kehidupan dari kehidupan sehari- hari. Selama hidup manusia memiliki kebutuhan seperti: makanan, pakaian, perumahan, pendidikan, dan kesehatan.  Kebutuhan dipengaruhi oleh kebudayaan, lingkungan, waktu, dan agama. Semakin tinggi tingkat kebudayaan suatu masyarakat, semakin tinggi atau banyak pula macam kebutuhan yang harus dipenuhi. Kebutuhan manusia dapat dikelompokan, sebagai berikut:
1.Kebutuhan Menurut Intensitas Kegunaan (penting atau tidaknya)
a.    Kebutuhan Mutlak
            Kebutuhan mutlak adalah kebutuhan yang mau tidak mau harus dipenuhi oleh setiap manusia dan tidak mungkin ditinggalkan. Apabila kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka manusia akan mati. Contoh kebutuhan mutlak adalah makan dan minum.

b.    Kebutuhan Primer
            Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia yang ingin hidup layak. Contoh Kebutuhan Primer antara lain: makanan, minuman, pakaian, dan rumah.

c.    Kebutuhan Sekunder
            Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang timbul setelah kebutuhan primer terpenuhi.Kebutuhan ini berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.Misalnya mobil bagi orang berpenghasilan tinggi adalah kebutuhan sekunder, namun bagi orang yang berpenghasilan rendah adalah barang mewah.

d.    Kebutuhan Tersier
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang tingkat pemenuhannya setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi.

2.   Kebutuhan Menurut Waktunya
a.    Kebutuhan Sekarang
            Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga dan tidak dapat ditunda. Contoh kebutuhan sekarang antara lain, obat bagi orang sakit dan makanan bagi orang kelaparan.

b.    Kebutuhan Mendesak
            Kebutuhan mendesak merupakan kebutuhan yang sangat kritis(tiba-tiba) dan sifatnya sangat insidentil. Misalnya, bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah atau bencana alam, kebutuhan konsultasi kesehatan atau pengacara.

c.    Kebutuhan Masa Akan Datang
            Kebutuhan masa akan datang adalah kebutuhan yang pemenuhannya dilakukan di kemudian hari dan dapat ditunda karena tidak mendesak. Contoh kebutuhan masa akan datang adalah menabung, pergi haji, pendidikan tinggi, pahala untuk bekal akherat, membeli mobil toyota yaris terbaru, dan lain sebagainya.

3.   Kebutuhan Menurut Sifatnya
a.    Kebutuhan Jasmani / Material
            Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani atau fisik, yaitu menjaga penampilan atau kesehatan.Misalnya, berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat.
b.    Kebutuhan Rohani / Nonmaterial
            Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang berhubungan dengan kesehatan jiwa. Contoh kebutuhan rohani antara lain beribadah menurut agama, bersosialisasi, dan berekreasi.

4.   Kebutuhan Menurut Sosio-Budaya
            Pada dasarnya kebutuhan ini berkaitan erat dengan lingkungan dan kondisi masyarakat sekaligus sifat-sifat psikologis manusia .Berkenaan dengan hal tersebut kebuutuhan ini meliputi kebuthan sodial dan psikologis.
a. Kebutuhan Sosial
            Dalam hidup bermasyarakat manusia biasanya mempunyai status atau kedudukan tertentu yang mengharuskan seseorang untuk mempunyai atau melaksanakan berbagai hal supaya dipandang layak atau pantas, Misalnya, memberikan sumbangan pada yang membutuhkan.

b. Kebutuhan Psikologis
            Kebutuhan ini berkenaan dengan sifat rohani manusia sehingga tidak bersifat ekonomis dan tidak semuanya dapat dipenuhi dengan usaha ekonomi. Mislanya kebutuhan akan rasa aman, kebahagiaan, ketentraman, dan kebebasan.

5.   Kebutuhan Menurut Subjeknya
a. Kebutuhan Individual
            Kebutuhan individual adalah kebutuhan perseorangan atau individu.Misalnya, sikat gigi, menuntut ilmu, sholat lima waktu, makan, serta seorang sekretaris membutuhkan komputer dan telepon

b. Kebutuhan Kolektif
            Kebutuhan kolektif adalah kebutuhan bersama dalam suatu masyarakat dan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.Misalnya, jalan, jembatan, rumah sakit, tempat rekreasi, penerangan tempat umum, berserikat mengeluarkan pendapat, berbisnis, dan berorganisasi,

FAKTOR-FAKOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN

1.   Kondisi Alam
            Perbedaan kondisi alam yang terdapat di berbagai daerah menyebabkan kebutuhan masyarakatnya juga berbeda.Contohnya, orang yang tinggal di daerah daratan tinggi membutuhkan pakaian tebal untuk mengurangi rasa dingin pada malam hari.Sementara orang yang tinggal di daratan rendah lebih senang mengenakan pakaian tipis yang terbuat dari bahan katun yang menyerap keringat.

2.   Peradaban
            Kebutuhan manusia meningkat seiring dengan meningkatnya peradaban.Ilmu pengetahuan terus berkembang, manusia makin mampu menciptakan peralatan dan teknologi yang makin maju.Semua hasil ciptaan manusia itu sebenarnya dirancang untuk membuat kehidupan lebih nyaman dan mudah. Perkembangan peradaban ini tidak akan pernah berhenti dan akan selalu membawa perkembangan pada peradaban umat manusia.

3.   Agama dan Kepercayaan
            Berbagai macam agama dan kepercayaan yang berbeda menyebabkan timbulnya perbedaan kebutuhan.Contohnya, adanya perayaan keagamaan menimbulkan adanya kebutuhan khusus. Menjelang Hari raya Idul Fitri kebutuhan akan ketupat meningkat tajam, melebihi hari-hari biasa.



4.   Adat Istiadat
            Berbagai macam adat istiadat yang dimiliki masyarakat akan menimbulkan adanya pola perilaku dan kebiasaan yang berbeda pula sehingga muncul berbagai macam kebutuhan, sesuai dengan kebiasaan masyarakat yang bersangkutan. Misalnya, kebutuhan akan upacara tertentu, seperti upacara perkawinan, kesenian tradisional dan lain-lain.